Tips Bersepeda Jarak Jauh

Bersepeda dengan benar

Olahraga bersepeda sudah menjadi hobi bahkan sebagai budaya baru agar hidup lebih sehat. Saat ini masih tren naik sepeda ke kantor, ke sekolah, atau sengaja menempuh perjalanan yang jauh dengan sepeda. Untuk perjalanan jauh dibutuhkan persiapan yang matang. Maklum saja, seringkali pegowes cepat merasa lelah. Jarak dalam bersepeda ternyata ditentukan strategi dan perencanaan, bukan hanya kebugaran semata.

Berikut adalah beberapa tips sederhana untuk para penghobi sepeda yang ingin menempuh trip jarak jauh:

1. Perhatikan Cara Mengayuh Pedal
Supaya tetap bugar dan kuat saat bersepeda, cobalah mengayuh dengan gigi yang efisien, yang tidak terlalu keras dan tidak menyakiti kaki Anda. Pilih gigi yang sedikit lebih mudah dengan irama yang lebih tinggi dibandingkan yang lebih rendah karena pedal lebih sulit untuk dibalik.

“Dengan mempertahankan irama setidaknya 90 RPM, Anda memberikan istirahat aerobik dan sistem otot,” sebut Stieda.

2. Makan dan Minum yang Cukup
Saat bersepeda, nutrisi dan hidrasi adalah kunci untuk mempertahankan tenaga. Stieda mengatakan minum sekitar satu botol per jam akan memperbaiki tenaga.

“Air adalah yang paling penting. Makanlah camilan satu atau dua gigitan setiap 15 menit, konsistensi sepanjang hari sangat penting. Jika naik sepeda lebih dari dua jam, rencanakan pemberhentian untuk mengisi ulang botol dan camilan,” tuturnya.

3. Bagi Rute
Jika perjalanan panjang masih terasa berat, bagilah menjadi tiga jarak yang kurang lebih sama. Segmen pertama seharusnya terasa mudah. Segmen yang kedua, Anda mulai merasakan otot bekerja.

Selain itu, perhatikan hembusan angin. Jika memulai dengan angin kencang dan saat bersepeda dalam sebuah kelompok, tetaplah bersatu untuk melindungi yang lain.

4. Bawa Perlengkapan
Siapkan perlengkapan yang dibutuhkan, baik perlengkapan pribadi maupun sepeda. Minimal, bawa perlengkapan untuk memperbaiki sepeda jika terjadi masalah di jalan. Kemudian bawa ponsel, kartu identitas, dan uang tunai. “Saya menyimpan selembar uang di bawah sol sepatu saya,” kata Stieda.

Hal senada diungkapkan oleh Managing Director Garmin South Asia dan India, Engelhard Sundoro. Faktor perlengkapan adalah penting dalam bersepeda. Terlebih bagi yang menyukai rute menantang seperti pegunungan.

Satu hal yang paling penting adalah faktor keamanan yang bisa terhubung dengan ponsel. Jika seorang pegowes berhenti untuk makan atau melihat-lihat, alarm pada sepeda akan memberitahu mereka lewat ponsel cerdas. “Misalnya sepeda yang menawarkan data dan panduan perjalanan baru, peningkatan navigasi, fitur keselamatan dan pelacakan dan banyak lagi, misalnya pada Edge 530 dan Edge 830,” tuturnya.

Sejumlah sepeda dilengkapi Cycle Map yang menyertakan navigasi belokan demi belokan dan peringatan yang memberitahu pengendara belokan tajam di depan. Sehingga pengendara bisa bersepeda dengan aman dengan built-in safety dan tracking features, baik bepergian ke tempat kerja maupun gowes bersama teman-teman.

5. Hindari Nyeri
Nyeri bisa muncul selama perjalanan panjang. Bisa terjadi pada tangan, kaki, atau punggung. Ubah posisi tangan secara berkala, jaga ibu jari melilit pada bar atau tuas rem untuk keamanan.
Untuk meringankan leher dan bahu, angkat bahu selama 5 hingga 10 detik. Berdirilah dan jatuhkan satu pedal agar kaki lurus. Biarkan tumit berada di bawah pedal. Tahan selama 20 detik, lalu ganti kaki.

Untuk lihat model sepeda yang cocok bisa mengunjungi instagram @tokosepeda.hth

No Comments

Post a Comment